Dosen memiliki bahan yang kaya, tetapi sering terkendala waktu dan metode. Menulis buku terasa berat ketika dibayangkan sebagai satu pekerjaan besar. Padahal, dengan pendekatan bertahap, buku dapat diselesaikan di sela kesibukan. Artikel ini menyajikan panduan praktisnya.

Pilih jenis buku yang sesuai

Mulailah dari bentuk yang paling dekat dengan pekerjaan Anda: buku ajar dari materi kuliah atau buku hasil penelitian dari kegiatan riset. Memilih bentuk yang tepat sejak awal menghindarkan Anda dari penyesuaian besar di kemudian hari. Peta lengkapnya ada pada Buku untuk Dosen.

Susun kerangka dari bahan yang ada

Manfaatkan RPS, catatan, atau hasil penelitian sebagai bahan kerangka. Anda tidak perlu memulai dari halaman kosong. Cara menyusunnya ada pada cara membuat outline buku.

Menulis bertahap

  • Tetapkan target menulis yang realistis, misalnya satu sub-bab per minggu.
  • Mulai dari bagian yang paling dikuasai agar momentum terjaga.
  • Jaga konsistensi lebih penting daripada kecepatan.
  • Simpan draf secara berkala dan teratur.

Libatkan review

Mintalah masukan sejawat sebelum menyunting. Review membantu memastikan isi dan alur sudah baik, sekaligus menangkap kekeliruan yang mungkin terlewat. Proses ini juga memperkuat kualitas akademik buku.

Manfaatkan momen jeda akademik

Masa jeda antar semester sering menjadi waktu yang lebih longgar. Memanfaatkannya untuk menulis dapat mempercepat penyelesaian naskah.

Kesimpulan

Menulis buku bagi dosen dapat dimulai dari bahan yang sudah ada dan target yang konsisten. Untuk pendampingan, Aksarakarya menyediakan jasa pengembangan naskah dan jasa penulisan buku.