Dalam penyusunan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), dosen sering dihadapkan pada sederet istilah yang saling berkaitan: CPL, CPMK, dan Sub-CPMK. Ketiganya terdengar mirip, tetapi memiliki peran yang berbeda. Artikel ini menjelaskan perbedaan dan hubungannya secara sederhana agar mudah digunakan ketika menyusun dokumen kurikulum atau perangkat pembelajaran seperti RPS.
Apa Itu CPL?
CPL adalah singkatan dari Capaian Pembelajaran Lulusan. CPL merupakan kemampuan yang dibutuhkan untuk menjalankan peran lulusan program studi setelah menyelesaikan seluruh proses pembelajaran.
CPL menjadi rujukan utama dalam kurikulum OBE karena ia menggambarkan standar kualitas lulusan. CPL biasanya dirumuskan oleh program studi dan menurun dari profil lulusan serta level KKNI. Contoh rumusan CPL:
Mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran secara profesional berdasarkan hasil kajian teori dan praktik pendidikan.
Karakteristik CPL
- Bersifat umum, mencakup sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus.
- Dirumuskan untuk seluruh lulusan program studi.
- Tidak melekat pada satu mata kuliah tertentu.
Apa Itu CPMK?
CPMK adalah singkatan dari Capaian Pembelajaran Mata Kuliah. CPMK merupakan kemampuan spesifik yang dibangun dalam satu mata kuliah untuk menyumbang pencapaian CPL yang terkait.
Jika CPL adalah tujuan akhir lulusan, maka CPMK adalah kontribusi sebuah mata kuliah terhadap tujuan tersebut. Satu CPL dapat didukung oleh beberapa CPMK dari mata kuliah yang berbeda.
Apa Itu Sub-CPMK?
Sub-CPMK adalah Capaian Pembelajaran Sub Mata Kuliah, yakni penguraian CPMK menjadi kemampuan yang lebih kecil dan terperinci. Sub-CPMK menjadi dasar penentuan bahan kajian, model pembelajaran, dan penilaian per pertemuan atau per tahap perkuliahan.
Pembagian ini juga membantu dosen menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) karena setiap pertemuan dapat memetakan Sub-CPMK yang akan dicapai.
Contoh Peruncingan
- CPL: mampu merancang pembelajaran profesional.
- CPMK: mampu menyusun RPS berbasis OBE.
- Sub-CPMK: mampu membedakan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK.
Hubungan Ketiganya
Hubungan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK bersifat hierarkis-menurun: CPL diturunkan menjadi CPMK pada masing-masing mata kuliah, dan CPMK diturunkan lagi menjadi Sub-CPMK yang lebih operasional. Sebaliknya, ketika mahasiswa berhasil mencapai Sub-CPMK, maka CPMK tercapai, dan akumulasinya mengantarkan pada CPL.
Kesimpulan
CPL menggambarkan kualitas lulusan, CPMK menggambarkan peran mata kuliah dalam mencapai CPL, dan Sub-CPMK menggambarkan langkah operasionalnya. Memahami ketiganya memudahkan Anda menyusun evaluasi pembelajaran maupun dokumen RPS yang sistematis.